• Neurona merupakan satu-satunya jurnal yang memuat perkembangan penelitian dan kasus terbaru bidang neurosains di Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap 3 bulan sekali oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf di Indonesia.

  • Sekretariat:
    Departemen Neurologi FKUI/
    RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

    Jl. Salemba Raya No. 6 Jakarta 10430, Indonesia
    Telp. +62 21 31903219    Fax. +62 21 2305856
    Phone: 081380651980
    Email: neurona.perdossi@gmail.com

  • Pilih Edisi
    PETUNJUK PENULIS PENGAJUAN ARTIKEL SURAT KOMITMEN SURAT TIDAK PLAGIAT

    Silahkan unduh kelengkapan pengiriman artikel tersebut dan kirimkan kembali ke email redaksi setelah diisi.

Vol. 37 No. 1 Desember 2019


PERAN TERAPI AKUPUNKTUR PADA CARPAL TUNNEL SYNDROME
Wahyuningsih Djaali,*,** Christina Lanny Simadibrata,* Irma Nareswari,* Dwi Rachma Helianthi,* Kemas Abdurrohim*
ROLE OF ACUPUNCTURE THERAPY IN CARPAL TUNNEL SYNDROME

ABSTRACT

Carpal tunnel syndrome (CTS) is the most common peripheral neuropathy. In establishing a diagnosis of CTS, it requires several examinations that cannot stand alone. Symptoms from the anamnesis and signs of physical examination, such as Tinel test, Phalen test, press provocation examination, hand elevation examination and motor examination are needed. Nerve conduction velocity (NCV) investigation is also needed to diagnose CTS. Nevertheless, the clinical diagnosis of CTS can be done based on symptom history and physical examination using criteria by Rempel. Acupuncture is a modali- ty of non-pharmacological therapy performed by using fine needles at the acupuncture points. Acupuncture can improve the clinical symptoms of CTS patients through a mechanism of activation of the area in the brain that plays a role in sensory perception, through anti-inflammatory and anti-nociceptive mechanisms, and through mechanisms of protective effects on neural networks, thus providing therapeutic effects on neurological disorders due to CTS. By looking at the acupuncture mechanism, acupuncture can be a therapeutic choice for CTS to avoid the long-term side effects of medical therapy.

Keywords: Acupuncture, carpal tunnel syndrome

ABSTRAK

Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan neuropati perifer yang paling umum terjadi. Dalam menegakkan diagnosis CTS dibutuhkan beberapa pemeriksaan yang tidak dapat berdiri sendiri. Dibutuhkan gejala dari anamnesis, tanda dari pemeriksaan fisik, yaitu tes Tinel, tes Phalen, pemeriksaan provokasi tekan, pemeriksaan elevasi tangan dan pemeriksaan motorik. Juga dibutuhkan pemeriksaan penunjang kecepatan hantan saraf (KHS) untuk mendiagnosis pasti CTS. Sedangkan diagnosis klinis CTS dapat dilakukan berdasarkan anamnesis gejala dan pemeriksaan fisik dengan menggunakan kriteria oleh Rempel. Akupunktur merupakan modalitas terapi non-farmakologis yang dilakukan dengan penjaruman menggunakan jarum halus pada titik akupunktur. Akupunktur dapat memperbaiki gejala klinis pasien CTS melalui mekanisme aktivasi area di otak yang berperan pada persepsi sensorik, melalui mekanisme anti-inflamasi dan anti- nosiseptif, dan melalui mekanisme efek protektif pada jaringan saraf, sehingga memberikan efek terapeutik pada kelainan neurologis akibat CTS. Dengan melihat mekanisme akupunktur tersebut maka akupunktur dapat menjadi pilihan terapi pada CTS untuk menghindari efek samping jangka panjang dari terapi medikamentosa.

Kata kunci: Akupunktur, carpal tunnel syndrome

-------------------------------------------------------
*Departemen Medik Akupunktur FK Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta; **Universitas Negeri Jakarta, Jakarta.

Korespondensi: inchy86@yahoo.com.


Download Article


Vol. 37 No. 1 Desember 2019


  Terakreditasi DIKTI Nomor: 12/M/Kp/II/15

 

Terindeks di



Statistik Pengunjung
Visitors today 0
Page views today 0
Total visitors 0
Total page views 0
Flag Counter Powered by Google Analytics